Ibu


Di malam yang dingin
Dengan berselimut kesendirian
Kuterbangun menatap langit langit kamarku sumpek ini
Terlintas di benak sosok engkau
Yang dulu selalu menemaniku menjemput pagi
Yang dulu selalu menemaniku menikmati panasnya sinar matahari
Yang dulu selalu menemaniku menyaksikan bulan dan bintang
Dan kembali mengantarku ke dalam tidur yang panjang
Semua itu kini tak dapat lagi kurasakan
Karena saat ini ku jauh darimu
Meskipun sebenarnya ku tak ingin
Namun waktu dan keadaan selalu berubah
Ibu………..
Aku rindu dengan senyummu
Aku rindu dengan kasih sayangmu
Aku rindu dengan belai lembutmu
Aku rindu akan pelukmu
Ku ingin kau tahu itu
Ibu……….
Walau kau jauh dariku
Kau selalu ada
Dalam setiap do’a ku
Semoga Allah slalu menjagamu
Di Setiap saat dan waktu

Do’a Untuk Kita dan Saudara Kita Yang Terkena Musibah



Yaa Allah
limpahkanlah rahmat atas junjungan kami
Nabi Muhammad yang cinta dan dicintai Allah
yang menghilangkan segala penyakit
dan yang menghilangkan kesempitan dan kesusahan
Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan Rejeki
kepada orang yang dikehendaki Nya tanpa hisab
Luaskanlah dan perbanyaklah rizqiku
dari segenap penjuru dari perbendaharaan rizqi Mu
tanpa pemberian dari makhluk berkat kemurahan Mu jua
Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam
kepada para sahabat beliau 

Yaa Allah
sejenak kami bersimpuh dalam kekhusuan
berserah diri pada Ilahi
bermunajat pada sang penguasa alam ini

Yaa Allah
Mohon ampunan hambamu yang hina ini
tiada daya dan tiada upaya
hanya berserah diri padaMu
ampuni segala dosa kami
semua kekhilafan kami selama ini
yang terkadang lalai akan kewajiban kami sebagai umatMu
dan terhanyut akan nafsu dunia
yang hanya sebagai tempat persinggahan kami

Continue reading

Taubatan Nasuuhaa


Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa

Robbi Zidhnii ‘ilman naafi’aa
Wa waafiqlii ‘amalan magbuullaan
Wa waahablii rizqon waasi’aa
Watub ‘alaiya taubatan nasuuhaa
Watub ‘alaiya taubatan nasuuhaa

Hidup di dunia sebentar saja
Sekedar mampir sekejap mata
Jangan terpesona jangan terpedaya
Akherat nanti tempat pulang kita
Akherat nanti hidup sebenarnya

Barang siapa Alloh tujuannya
Niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya

Niscaya kan letih dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa

Alloh melihat Alloh mendengar
segala sikap dan kata kita
Tiada yang luput satupun jua
Alloh takkan lupa selama-lamanya
Alloh takkan lupa selama-lamanya

Wahai Sahabat cepatlah taubat
Karena ajal kian mendekat
Takutlah siksa yang menghancurkan
Azab jahanam sepanjang Zaman
Azab jahanam sepanjang zaman

Ingatlah maut pasti kan menjemput
Putuskan nikmat dan cita-cita
Tak dapat ditolak tak dapat dicegah

Bila waktu hidup berakhir sudah
Bila waktu hidup berakhir sudah

Tubuhpun kaku terbungkus kafan
Tiada guna harta pangkat jabatan
Tinggallah ratap dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan
Menanti peradilan yang menentukan

Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa

KH. Abdullah Gymnastiar

Sajak Taman Hati


?

Gemuruh subuh menabuh-nabuh. Entah berapa ribu Malaikat hadir berbaris-baris.

Menyambut putra Adam menembus dingin dan senyap subuh.

Segelintir dari mereka hadir menyambut seruan, sebagianya lagi terbelalak sejenak, kemudian melanjut terpulas.

Mega memerah, selesai sudah peristiwa subuh, tutup sudah moment istimewa itu.

? Continue reading

SURAT DARI IBU YANG TERKOYAK HATINYA


rindu-ibu
Anaku?.
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan
deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah
lagi matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu,
seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya. Continue reading

Taubat Ku!


Ya Allah
Di hari kemenangan ini
mohon ampuni hamba
yang kurang ilmu pengetahuan
hingga menganggap cinta adalah segalanya
Padahal ada ayat-ayat suci
tempat segala perintah untuk ditaati
semua hamba tanpa kecuali
tapi selama ini kuabaikan
karena menganggap diriku kekasih pilihan
yang cukup mempersembahkan
cinta, cinta, cinta tanpa amalan.
Continue reading

Maaf d:)


Kenapa perasaan itu selalu bergejolak dijiwa

Tanpa bisa kumenghalaunya

Tanpa bisa ku berpaling darinya

Makin terus ku coba tuk tidak mencintainya

Makin bertambah pula rasa rindu padanya

Entah harus bagaimana aku menghadapi ini semua

Tapi ku harus berserah diri

Akan takdir & kehendak yang kuasa

Semua hanya bisa aku serahkan padanya

Sayang!!!

Maafkan jika aku selalu mencintaimu

Maaf jika dirimu selalu dalam hatiku

Maafkan daku jika kau selalu hadir dalam lamunanku

karena akupun tak mampu

Tuk menghidari & berpaling dari semua itu