Karaha Bodas


Kawasan Karaha Bodas adalah sebuah kawasan yang terletak di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya, yang meliputi Kecamatan Pangatikan, Kecamatan Karangtengah (Kabupaten Garut) serta di Kecamatan Kadipaten dan Kecamatan Ciawi di Kabupaten Tasikmalaya. Dalam tata ruang Kabupaten Tasikmalaya, Kawasan Karaha terletak di Wilayah Pengembangan Utama Utara (WPU-U), Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) I yang meliputi Kecamatan Ciawi, Kadipaten, Pagerageung, Sukaresik, Jamanis, Sukahening, Rajapolah, Sukaratu dan Cisayong.

Kondisi geologi Kawasan Karaha berdasarkan Peta Gologi Lembar Tasikmalaya, menunjukan adanya dominasi batuan gunungapi muda dari Gunung Talaga Bodas dan batuan gunungapi tua dari Gunung Sadakeling. Batuan hasil gunungapi tua Sadakeling terdiri dari breksi gunungapi, breksi aliran tufa dan lava bersusunan andesit sampai basalt yang merupakan hasil erupsi Gunung Sadakeling pada jaman Plistosen. Beberapa kelurusan memotong batuan hasil gunungapi tua ini dalam arah tenggara-barat laut yang diperkirakan merupakan sesar. Di beberapa tempat ditemukan proses alterasi oleh uap panas. Di area selatan kawasan Karaha, batuan hasil gunungapi muda Gunung Talaga Bodas menutupi batuan hasil gungapi tua Gunung Sadakeling yang juga ditemukan proses alterasi dan pensesaran. Sebuah fenomena menarik ditemukan di Kawasan Karaha ini yaitu banyaknya aktivitas solfator dan fumarol yang merupakan indikasi adanya potensi geotermal.

Saat ini, potensi geotermal Karaha sedang dalam proses eksplorasi oleh PT. PERTAMINA GEOTERMAL ENERGI. Pengembangan Lapangan Uap dan Pembangunan PLTP Karaha Bodas dengan kapasitas terpasang 30 MW bertujuan untuk memanfaatkan sumberdaya panas bumi secara maksimal di lapangan Karaha Bodas sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik guna menambah ketersediaan tenaga listrik di jalur interkoneksi Jawa-Madura-Bali.

Potensi lain yang sangat menarik adalah adanya potensi wisata alam di Kawasan Karaha yang masuk ke dalam batas administratif Kabupaten Tasikmalaya dalam bentuk wisata alam terpadu Karaha Bodas. Area Wisata alam ini terletak pada konsesi hutan yang dikelola oleh Perhutani Unit III Jawa Barat. Konsep Wisata alam Karaha Bodas berbasis pada keberadaan obyek wisata alam hutan dan potensi wisata geologi geotermal. Akses jalan menuju lokasi wisata alam ini adalah melalu jalan desa Kadipaten sejauh kurang lebih 5 km dengan pintu masuk dari turunan gentong sebelah kanan jika dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

Konsep inti wisata terpadu di Karaha Bodas yang ada adalah berupa wana wisata serta geowisata. Wana wisata merupakan bentuk wisata alam yang dibentuk oleh keindahan hutan seputar Karaha Bodas. Potensi wisata yang dapat dikembangkan dalam lingkup wana wisata ini adalah pembuatan camping ground, jogging track, paket outbond, pembuatan meeting room, paket wisata kuliner, serta agrowisata.

Sementara potensi geowisata di Karaha Bodas dikembangkan berdasar pada ketersediaan potensi hidrotermal yang muncul dalam bentuk mata air panas. Dapat dikembangkan dalam bentuk pemandian air panas, landscape bentang alam geologi, paket wisata geothermal, serta area ekskursi geologi/field trip.

Dalam pengembangan tahap lanjut dapat dikolaborasikan antara potensi wana wisata dan geowisata ini dengan adanya even wisata rutin seperti atraksi budaya dan atraksi kesenian khas Tasikmalaya. Ketersediaan infrastruktur wisata terpadu dan dikemas dengan even atraksi budaya dan seni tentu akan menjadi kekuatan utama dalam pemasaran obyek wisata ini ke depan. Bentang alam yang indah secara alamiah, ditopang dengan ketersediaan prasarana wisata yang memadai, ditunjang oleh akses jalan yang mantap, serta tersedianya atraksi penunjang tentu tak pelak lagi akan membawa Karaha Bodas ini segera melejit menjadi obyek daerah tujuan wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya.

11 Comments

  1. Kawasan Talaga Bodas & Karaha memang sangat indah dan sangat layak dikembangkan sebagai lokasi wisata alam & geologi. Saya sendiri pernah terlibat langsung saat awal2 explorasi panas bumi Karaha _ Bodas th 1994. Bersanma penduduk setempat membangun akses jalan dari jl raya Bandung – Ciawi menuju lokasi sumur explorasi sepanjang +/- 7 km. Penduduknya waktu itu masih sederhana tetapi sangat hangat. Ada yang menarik selama menjalankan proyek di sini, para lokal vendor material keukeuh kerjanya Sabtu s/d Kamis sehingga schedule pekerjaan proyek harus menyesuaikan karena kejanya Senin s/d Sabtu.

    Pemandangan alamnya sungguh mempesona, tidak heran bila beberapa orang asing yang saya pandu untuk survey lapangan kemudian datang kembali untuk berwisata bersama keluarganya. Semoga pengembangan kawasan ini sebagai sumber energi panas bumi dan wisata alam akan sukses tidak terjadi lagi kasus2 seperti th 1997. Dan jangan lupa di kawasan ini tersebar begitu banyak sumber mata air panas, samapai2 waktu tinggal di Hotel Tirtagangga Garut hanya ada satu pilihan untuk mandi yaitu air panas renang di kolam renang air panas.

    Sekali lagi semoga sukses, pingin rasanya bernostalgia bersama keluarga mengunjungi tempat yang begitu menarik.

    Salam,
    Purnomo.

    • Ya smoga aja obyek wisata daerah makin berkembang & sarana & fasilitas untuk wisatawan makin bagus. Dan yang pasti keramah-tamahan penduduk setempat yang bisa membuat pengunjung merasa enak dan nyaman untuk berwisata.

  2. Karaha merupakan kawah sebuah gunung berapi yang entah kapan meletusnya, batu-batu putih dan bau belerang yang menjadi khas aroma kawah gunung berapi serta tumbuhan pinus yang menjadi penyejuk udara pegunungan menjadikan sebuah tempat yang layak untuk dikunjungi, tempat istirahat, tempat rekreasi, melihat pemandangan kota Ciawi, mandi air panas alami yang sedikitnya bisa melepaskan rasa stress.

  3. Karaha dan sekitarnya perlu dikembangkan lagi sebaik mungkin, supaya banyak pengunjung.

    • Ya harusnya sih seperti itu, selain sebagai tempat pariwisata, juga sebagai lahan mencari nafkah orang setempat. Kan lumayan untuk mengurangi pengangguran.

  4. semoga karaha bodas bisa berkembang,,, dan menjadi cagar alam,,

    • Amiin, mudah-mudahan masyarakat dan pemerintah disana selalu menjaga keindahannya

      • ya harus di jaga kawasan karaha bodas, sekarang lagih aktivitas projek drilling,,,

  5. Generally I don’t read post on blogs, however I wish to say that this write-up very pressured me to take a look at and do so! Your writing taste has been surprised me. Thanks, quite great article.

  6. sebentar lagi di buat project Geotermal dan rekind akan menggarap itu… potensi kerja disana aza ya😀

  7. dan yang paling utama bagi semua pengunjung, jangan lupa untuk membawa pulang sampah2 masing2, jangan sampai ada yang ditinggalkan.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s