Dari Ibnu Abbas ra. dari Nabi saw bersabda dalam
apa yang diriwayatkan dari Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Besar : “Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan”. Kemudian Beliau menjelaskan hal itu : “Barang siapa yang bermaksud kebaikan namun tidak mengamalkannya maka Allah mencatat di sisiNya sebagai kebaikan yang sempurna untuknya. Jika ia bermaksud baik lalu mengamalkannya maka Allah mencatat di sisiNya sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus lipat sampai banyak. Barang siapa yang bermaksud buruk namun tidak mengamalkannya maka Allah mencatat di sisi-Nya suatu kebaikan yang sempurna. Jika ia bermaksud buruk lalu mengamalkannya maka Allah mencatatnya sebagai satu keburukan”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Hadits Qudsi
May 19, 2009 · 2 Comments
Categories: Artikel Islami

2 responses so far ↓
dedekusn // May 19, 2009 at 10:11 pm |
Nuhun haditsnya, salam ti urang ciamis
Dani Ramdani // May 20, 2009 at 5:34 am |
Hatur nuhun kang, salam oge ti sim abdi urang tasik tea